Salah satu sudut kapal Diamond Princess (net)
Genial - Hingga kini lebih dari 600 penumpang kapal pesiar Diamond Princess dinyatakan terjangkit Virus Corona COVID-19.

Sebanyak 74 WNI yang menjadi kru di kapal tersebut meminta untuk dipulangkan ke RI, Permintaan mereka langsung ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, lewat sebuah video berdurasi satu menit delapan detik yang dititipkan kepada ABC Indonesia yang dikutip Selasa (25/2/2020).

Dalam video tersebut, sejumlah orang yang mewakili 74 kru Indonesia di atas kapal pesiar meminta pemerintah untuk memulangkan mereka dari kapal Diamond Princess.

Mereka mengkhawatirkan kesehatan dan keselamatan mereka yang berpotensi tertular COVID-19. 

"Kepada Pak Presiden Jokowi yang terhormat, kami yang berada di Diamond Princess di Yokohama sudah sangat takut, ibaratnya dibunuh pelan-pelan."

"Kami di sini untuk menghidupi keluarga di Indonesia. Jangan biarkan kami sakit dan mati perlahan-lahan karena kelamaan dievakuasi," tutur salah satu di antara sepuluh orang kru yang ada di video tersebut. Mereka juga meminta pemerintah tidak menjemput mereka dengan kapal laut yang memakan waktu dua minggu perjalanan sampai ke Jepang.

Kamis pekan lalu 20 Februari, pemerintah memang tengah membahas opsi evakuasi lewat laut dengan menggunakan kapal medis milik Angkatan Laut, KRI Dr Soeharso, yang saat ini bersandar di dermaga Komando Armada Dua (Koarmada II) Surabaya, Jawa Timur.

Dengan total waktu 34 hari untuk proses evakuasi, opsi lewat jalur laut dipertanyakan oleh kru kapal Diamond Princess asal Indonesia.

Kru dari negara lain sudah peroleh kepastian evakuasi, selain menitipkan video untuk Presiden Joko Widodo, kepada Hellena Souisa dari ABC Indonesia kru kapal mengatakan jika kru asal Indonesia merupakan satu-satunya yang belum mendapat kepastian evakuasi.

Keterangan ini mereka dapatkan dari kapten kapal sendiri, seperti yang dijelaskan seorang kru kapal asal Indonesia.

"Kru dari negara lain, seperti India dan Filipina sudah mendapat kepastian evakuasi dari pemerintahnya."

"Kru dari India akan dievakuasi hari Senin (24/02) dan kru dari Filipina akan dievakuasi pada Selasa 25 Februari," kata Sasa, salah satu kru asal Indonesia. Sebelumnya, Sasa mengaku jika banyak kru kapal asal Indonesia merasa sudah merasa "hampir putus asa" untuk bisa dipulangkan lebih awal. (Mil)

You may also like