Istimewa
GENIAL.ID, Sintang- Setelah isu hoax Covid-19 yang diproduksi oleh Timses Paslon tertentu untuk menyerang Lasarus dan pasangan Yohanes Rumpak- Syarifuddin, dan kemudian dibantah oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang yang menyatakan dengan tegas bahwa belum ada Klaster Kampanye maupun reses, Senin (19/10).

Kini publik sosmed kembali heboh oleh pernyataan Timses JADI bernama Syamsuddin. Dalam unggahan di akun facebooknya pada Senin (19/10), Syamsuddin menyatakan mengundurkan diri sebagai tim sukses pemenangan Paslon Jarot-Sudiyanto.

Pernyataan pengunduran diri Syamsuddin dari koalisi Adil Bersatu tersebut diketahui dari unggahan Syamsudin di akun Facebooknya. Dalam unggahan status tersebut, Syamsuddim mengungkapkan kekesalannya karena dirinya dan bersama tim koalisi Adil Bersatu diperlakukan layaknya pengemis.

Berikut pernyataan lengkap Syamsuddin yang undur diri dari koalisi Adil Bersatu;

Saya banyak minta maaf kepada teman teman di tim jadi, kita senasib dan seperjuangan, yang awalnya kita berjuang bersama-sama, bahkan nyawa kita pertaruh demi kemenangan Jarot yang akhir nya kita harus berpisah menemui jalan buntu. 

Perjuangan kita bersama patut dan harus dihargai oleh Paslon JADI,  jangan dipandang sebelah mata. 

Keluarnya saya dari Tim ini suatu pembelajaran yang sangat berharga, untuk itu Tim perlu melakukan evaluasi dan tidak terlambat, saya ingin teman yang ada di Tim JADI  perlu diperhatikan jerih payah mereka, jangan mereka seperti pengemis, bukan hanya materi tapi harga diri mereka, yang patut dihargai. 

Untuk itu sekali lgi saya pribadi mohon maaf yang sebesar kepada anggota tim, atas keputusan yang saya ambil, mungkin ini jalan yang terbaik bagiku walaupun dengan berat hati.

Unggahan kekecewaan Syamsudiin tersebut kini dibanjiri banyak komentar dan banyak mendapat dukungan dari masayarakat karena melihat kenyataan secara objektif. Mundurnya Syamsuddin dari Timses JADI disertakan dengan surat pengunduran diri resmi dari Syamsuddin pada Selasa, (20/10).

You may also like