Ilustrasi/Net
GENIAL.ID. Setelah Kekaisaran Tsar Rusia tumbang tahun 1917, kemudian terjadi perang saudara, akhirnya kaum Bolshevik mendirikan negara Uni Soviet tahun 1922. 

Kaum Bolshevik merupakan kelompok garis keras dan kemudian dalam perkembangannya menjadi Partai Komunis Rusia. Maka sejak saat itu, nama Rusia berganti nama menjadi Uni Republik Sosialis Soviet (USSR) di bawah Partai Komunis, dengan pemimpin pertama Vladimir Ilyich Ulyanov, atau yang dikenal sebagai Lenin.

Berpusat di Moskow, Uni Soviet, yang berbentuk federasi, memiliki negara bagian, yang disebut Republik Sosialis Soviet (RSS). Ada 15 negara bagian, yang diantaranya adalah  Republik Sosialis Soviet Uzbekistan.

Uzbekistan menjadi bagian Uni Soviet pada 27 Oktober 1924. Mayoritas penduduk Uzbekistan adalah beragama Islam. Tentu saja mereka sangat tertekan di bawah sistem politik Komunis.

Hingga mereka kedatangan tokoh muslim dunia pada 5 September 1956. Tak lain tokoh muslim yang menjadi tamu agung itu adalah orang Indonesia. Presiden Pertama Indonesia: Soekarno. 

Soekarno disambut langsung oleh Presdium Republik Sosialis Soviet Uzbekistan. Ribuan warga Uzbek juga memenuhi jalan-jalan menyambut kedatangan Sang Proklamator.

Nama Soekarno di warga Uzbek memang sangat harum sekali. Hal itu sebab setahun sebelumnya, Soekarno meminta Pemimpin Soviet Nikita Krushchev untuk menemukan makam Imam Bukhari sebagai syarat untuk datang ke Soviet.

Krushchev kelabakan, hingga akhirnya mengerahkan pasukan khususnya untuk menemukan makam Imam Bukhari. Setelah makam yang sangat tidak terawat ditemukan kembali, makam Imam Bukhari dipugar dan diperbaiki untuk menyambut kedatangan Soekarno. 

Di negara Komunis itu, Soekarno menunjukkan wibawanya sebagai tokoh muslim dunia. Ia menziarahi makam Imam Bukhari, membaca al-Quran dan shalat.

Karena itu bisa dikatakan, tanpa jasa Soekarno, mungkin makam Imam Bukhari itu sudah terlupakan atau bahkan tak ditemukan kembali. Karena itulah warga Uzbek sangat mengagumi dan menghormati Soekarno.

Kelak, Desember 1991, Uzbekistan merdeka dari Soviet. Negara Komunis Soviet sendiri bubar setelah pemimpin mereka, Mikhail Gorbacev, mengaluarkan kebijakan glasnost (keterbukaan politik) dan perestroika (restrukturisasi ekonomi).

Di luar info di atas, Uzbek juga dikenal sebagai tempat dan gudang wanita-wanita tercantik di dunia. Wajar sich. Secara geografis, ini adalah wilayah Eurasia. Gabungan antara Eropa dan Asia. [pmu]

You may also like