Istimewa
GENIAL.ID, Jakarta -  Semua pekerjaan yang ada bisa dilakukan oleh bangsa sendiri, pasalnya sumber daya manusia (SDM) Indonesia bisa melakukan kerja di bidang apapun.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Syarief Hasan dalam pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (27/10). 

Syarief mengatakan hal tersebut saat Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih dikenal dengan Empat Pilar MPR di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Maka itu, politisi Partai Demokrat ini meminta agar pemerintah lebih memprioritaskan tenaga kerja dalam negeri ketimbang mendatangkan tenaga kerja asing (TKA).  Dia menegaskan bahwa pekerja-pekerja Indonesia memiliki kemampuan yang sama jika diberikan kesempatan bekerja. 

"Apalagi, orang Indonesia cepat bisa belajar dan berani mengambil risiko," imbuhnya. 

Dia mengaku prihatin ketika pandemi Covid-19 banyak tenaga kerja asing masuk ke Indonesia, padahal pekerjaan yang ada bisa dilakukan oleh orang Indonesia sendiri. "Perguruan-perguruan tinggi yang ada harus bisa mengisi pembangunan," ujarnya. 

Untuk itu,  dia menegaskan, "Tak ada urgensinya memberi banyak kemudahan bagi TKA masuk ke Indonesia dengan alasan tenaga kerja di dalam negeri tidak ada yang mampu."

Pada kesempatan itu, Syarief menyampaikan terima kasih kepada para guru besar yang hadir dan semua masukan tentang permasalahan bangsa akan dicatat. "Banyak pendapat yang kami terima," tuturnya.

Syarief terkesan atas masukan para guru besar bahwa dalam setiap pengambilan kebijakan perlu melandasi diri dengan rasa kejujuran. Kejujuran dalam berkomunikasi penting, kata dia, sebab bila hal demikian tak dijadikan acuan, membuat orang tak amanah. "Kita harus jujur. Bila tak jujur dalam membuat aturan, hal yang demikian mengakibatkan kesalahan yang fatal," demikian Syarief.  

You may also like