Angkatan darat AS (net)
Genial - Amerika Serikat (AS) mengklaim siap mengirim pasukan militernya ke China kapanpun juga. Namun ini bukanlah karena perang tapi misi kemanusiaan. Sekretaris Angkatan Darat AS Ryan McCarthy mengatakan para anggota militer AS akan selalu siap untuk membantu China memerangi virus corona.

"Tentara AS dibangun untuk ini," kata McCarthy kepada CNBC International, Kamis (13/2/2020).

"Ketika kami dipanggil, kami akan langsung pergi ke sana sebagai respons."

Militer AS merupakan salah satu dari banyak pihak yang telah menawarkan bantuan ke China setelah negara yang dipimpin Presiden Xi Jinping itu dilanda wabah virus corona yang mematikan.

Wabah corona yang muncul pada Desember lalu di kota Wuhan telah menyebabkan sebanyak 1.363 tewas di seluruh dunia per Kamis pagi. Sementara itu kasus infeksi bertambah sebanyak 14.840, sehingga totalnya menjadi 60,096 kasus di seluruh dunia.

Selain militer AS, beberapa lembaga global, termasuk Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga dilaporkan sudah menawarkan bantuan ke China. Namun, China menolak bantuan tersebut, menurut laporan CNBC International.

Sebelumnya Xi Jinping telah meyakinkan banyak pihak bahwa China pasti akan bisa menangani wabah yang mirip SARS tersebut.

Sebagaimana disampaikan Xinhua, Xi telah meyakinkan beberapa pemimpin negara termasuk Presiden RI Joko Widodo bahwa China pasti akan mampu memerangi coronavirus. Melalui panggilan telepon pada hari Senin, Xi juga dikabarkan mengucapkan terima kasih atas bantuan Indonesia dalam memerangi coronavirus.

"Sejak epidemi meletus, negara-negara tetangga China, termasuk Indonesia, telah memberikan dukungan yang berharga bagi China dalam berbagai cara," katanya.

"[Ini] memberikan kesaksian bahwa mereka sebagai tetangga telah saling berbagi dalam kesusahan dan kesengsaraan, bertahan bersama-sama melalui kesulitan dan saling membantu satu sama lain di masa-masa sulit."

Sebelumnya Xi juga telah menelepon Raja Salman bin AbdulAziz dari Arab Saudi dan Presiden AS Donald Trump. Xi menyampaikan hal yang sama pada kedua pemimpin itu.

"Dia merasa sangat percaya diri (bahwa China dapat memerangi virus corona)," kata Trump setelah melakukan panggilan telepon dengan Xi beberapa hari lalu, menurut laporan AFP. (Mil)

You may also like