Iu Rusliana/Net
GENIAL.ID. Setiap manusia itu unik, mulia dan berpotensi hebat. Berbanggalah, terus kembangkan diri dan menebar manfaat. Setelah di catatan kesatu membahas tentang nama dan tujuan hidup, catatan kedua mengajak kalian, untuk mulai melangkah dan berpetualang dalam jalan kehidupan yang indah.

Sekarang pertanyaannya, posisi kamu apa sih? Pelajar, mahasiswa, sedang bekerja atau luntanglantung alias menganggur. Ingatlah, posisi apapun, syukuri, berusahalah untuk tetap sehat jiwa dan raga. Dalam kondisi pandemi seperti saat ini, sehat menjadi bagian utama.

Bilamana kamu seorang pelajar, boleh lah main, namun imbangi pula dengan belajar. Jika kamu anak kuliahan, kongkownya seimbangkan dengan mendalami perkuliahan. Usia remaja itu, jika nakal wajar saja. Tetapi taatlah ibadah, hindari kriminalitas, jauhi narkoba dan seks bebas. Jangan bebani masa depanmu dengan kenakalan kebablasan apa lagi kejahatan. Hindari pergaulan yang tak perlu. Jika kecanduan games doang, rugi waktu. Kalau jadi gamer atau youtuber yang hebat kan bisa jadi duit, bagus itu.

Boleh nongkrong, tapi untuk mencari ide. Tahu waktu dan pastikan tugas kuliah atau sekolah sudah dituntaskan. Prinsipnya segala sesuatu itu jangan terlalu, yang sedang-sedang saja.

Kalaupun sedang menganggur, ada baiknya mulai bertanya pada diri, apa yang diminati. Mulailah belajar, toh banyak sekali pelatihan secara online yang dapat diikuti atau cobalah dengan autodidak, bisa nonton youtube-nya dulu misalkan. Jangan malu untuk belajar. Kenapa tidak mencoba kerja kasar dan lihatlah ini sebagai proses antara, sebelum semuanya sesuai harapan.

Apabila dirimu sedang bekerja, luangkan waktu untuk belajar, tingkatkan keterampilan. Nikmatilah profesi dan posisi juga bersiap pula kalau terkena pemutusan hubungan kerja. Tetaplah semangat, ingat setiap orang punya jalan. Berikhtiarlah sekuat tenaga dan letakan doa serta harapan pada Tuhan. 

Apa yang kamu sukai, minati, hobi dan gandrungi, maka mulailah dari itu. Kapan itu dimulai? Ya sekarang lah, jangan menunggu nanti, apalagi esok yang tak pasti.

Darimana memulainya? Kalau harus dari nol, cobalah, tak ada kata terlambat untuk memulai. Menundanya hanya menghasilkan penyesalan. Hidup sepenuhnya belajar dan melakukan hobi akan selalu menyenangkan.

Anda yang menyukai nonton kartun, bahkan begadangpun rela, jika ada seri terbaru akan berusaha memburu. Walau boleh jadi prosesnya sangat berat dan penuh tantangan. Bagaimana kalau tidak bisa? Coba lah, ingat prinsip ala bisa karena biasa, tak ada yang tak mungkin kalau dipelajari.

Jangan ragu untuk memulai, jalani semua proses sebagai rangkaian pembelajaran diri. Rayakan kegagalan dan keberhasilan, karena dua hal itu semuanya akan mengalami. Pembedanya adalah apakah dari setiap pengalaman itu diambil pelajaran? Bagi mereka yang belajar, dia akan maju lebih cepat. Bilamana tidak, sulit untuk maju, alias jalan di tempat. Kamu mau pilih yang mana? [***]

Iu Rusliana

Dosen Filsafat Ilmu dan Manajemen Sumber Daya Manusia UIN Bandung

You may also like