Istimewa
GENIAL.ID, Jakarta –  Dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan oleh masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia. Maka itu, Lazismu melalui program Ketahanan Pangan yang serentak dilakukan  pada 19 Mei 2020, memberikan bantuan kepada Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) senilai Rp 2 miliar yang penyerahannya diwakili Sekretaris BP Lazismu Mahli Zainudin Tago kepada Ketua MCCC, Agus Syamsuddin. 

Di sela-sela acara itu juga diserahkan bantuan sembako secara simbolis dan santunan duka kepada keluarga korban Covid-19 senilai Rp 500 juta. Program serupa diikuti Kantor layanan Lazismu di wilayah dan daerah menyalurkan paket bantuan kepada penerima manfaat di daerah dan wilayah masing – masing sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Di Jawa Timur, Lazismu Wilayah menyalurkan beberapa paket bantuan sebanyak 50.000 paket sembako senilai Rp 4 miliar yang dibagikan secara serentak bersama Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) se-Jawa Timur. Ketua Lazismu Jatim, Zainul Muslimin mengatakan, dalam program ini acara pembukaannya di kampung Lasem Baru Kelurahan Dupak Surabaya, yang dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim M. Saad Ibrahim dan Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jatim Siti Dalilah Candrawati.

Di Jatim sendiri yang cukup menyita perhatian adalah target sasaran penerima manfaat yang ada di kolong jalan bebas hambatan (TOL). “Jarak ketinggian antara tanah dan jalan TOL sebagai atap saat menyentuh kepala sekitar 1,5 meter, selain sempit dan kumuh, ratusan warga yang tinggal di sini tidak memiliki KTP,” jelasnya.

Selain titik lokasi ini, Lazismu Jatim juga menyasar kampung yang bernama 1001 malam. Zainul mengungkapkan, untuk menuju lokasi kampung di kecamatan Krembangan tersebut kami harus menyusuri sungai dengan perahu kecil. “Rata-rata penghuni kampung 1001 malam adalah keluarga duafa dengan tingkat pendapatan sangat rendah,” paparnya.    

Agenda yang sama juga dilakukan Lazismu Wilayah Kalimantan Timur. Kunarso Ketua Lazismu Kalimantan Timur mengatakan, penyaluran di tahap kedua ini telah disalurkan kepada penerima manfaat sebanyak 2.137 paket. “Sasarannya penyandang disabilitas, guru honorer, takmir masjid, janda, Ojol dan warga lainnya dengan kriteria duafa,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebelumnya di tahap pertama kami sudah menyalurkan 1.730 paket sembako dan di tahap kedua sejumlah 2.137 paket sembako telah disalurkan, yang secara simbolis digelar di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur, Jalan Siradj Salman, Samarinda, yang disaksikan warga sekitar.

Suyatman selaku Ketua PWM Kaltim, Muhammad Haiban selaku Ketua Dewan Syariah Lazismu Kaltim, dan Ketua Lazismu Kaltim Kunarso menyerahkan paket Sembako kepada perwakilan penerima manfaat.

Di Jawa Tengah, penyaluran juga dilakukan sejumlah kantor layanan Lazismu. Ketua Badan Pengurus Lazismu Jateng. Dodok Sartono, mengatakan, pada 20 Mei 2020, total jumlah paket sembako yang terdistribusi sejumlah 93.312 paket. “Peta sebaran penyalurannya ada di 35 titik di di tingkat kota dan kabupaten se-Jawa Tengah,” jelasnya. 

Kegiatan serentak di wilayah berbeda terdapat di Sulawesi Selatan. Lazismu se-Sulawesi Selatan pada 19 Mei kemarin, turut membagikan 4.399 paket kebutuhan pokok yang berpusat di Kampus Politeknik Kesehatan (Poltekes) Muhammadiyah, Jalan DR. Ratulangi, Makassar. 

Ahmad Hunain selaku Manager Area LazisMu Sulsel, mengungkapkan, Lazismu di wilayah ini terus berupaya memberikan pelayanan Sosial dengan membagikan 4.399 paket ketahanan pangan. “Ada 11 Kantor Layanan Lazismu daerah kabupaten Kota yang terlibat antara lain dari Parepare, Sinjai, Gowa,  Bulukumba, Wajo, Sidrap, Pangkep, Pinrang, Soppeng, dan Makassar,” terangnya. 

Sementara itu di wilayah lainnya seperti di Bengkulu, Lazismu memberikan bantuan yang sama berupa paket utnuk membantu ketahanan pangan. Sedangkan di Pekanbaru Lazismu berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia, mitra perbankan dan komunitas Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). (Mir) 

You may also like