Istimewa
GENIAL.ID, Sleman -   Untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran virus Corona seluruh pasangan calon Bupati Sleman dan Wakil Bupati Sleman pada Pilkada Serentak 2020 telah berkomitmen disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan tahapan pemilihan. 

Seperti disampaikan calon Bupati Sleman Sri Muslimatun pelaksanaan Pilkada harus tetap melindungi masyarakat dari bahaya Covid-19. Maka itu dirinya berkomitmen menerapkan protokol kesehatan  Covid-19 dalam semua tahapan Pilkada. 

"Pilkada di masa pandemi Covid-19 ini, kami berkomitmen untuk tetap melindungi masyarakat, terutama mencegah terjadinya klaster baru penyebaran virus corona," ujarnya di Sleman, Selasa (29/9). 

Sri mengatakan pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi  seperti ini telah mengubah kebiasaan kampanye yang melibatkan massa. "Agenda-agenda kampanye yang melibatkan kerumunan massa secara tegas dilarang oleh PKPU Nomor 13 Tahun 2020 dan Maklumat Kapolri Nomor Mak/3/IX/2020," jelasnya menambahkan. 

Ia mengatakan, dirinya yang berpasangan dengan calon Wakil Bupati Sleman Amin Purnama siap mematuhi aturan tersebut dan komitmen untuk melindungi masyarakat dengan tidak menggelar kerumunan massa. "Kerja-kerja kami dilandasi dengan prinsip kemanusiaan. Politik untuk kemanusiaan dan demokrasi untuk kemanusiaan," katanya.

Sri Muslimatun yang berpasangan dengan Amin Purnama (MuliA) mengaku ingin menang secara terhormat. Pendekatan yang dilakukan pun dengan cara "memuliakan" masyarakat. "Kita harus memuliakan masyarakat dengan tidak pamer massa. Tidak perlu aksi-aski arogan seperti itu," katanya.

Sedangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman Danang Wicaksana Sulistya-Agus Choliq (DWS-ACH) juga menyatakan siap untuk melaksanakan protokol kesehatan selama tahapan Pilkada 2020. "Kami siap untuk melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap tahapan pilkada untuk mencegah penyebaran COVID-19," katanya.

Menurut dia, pihaknya juga akan menghindari kegiatan-kegiatan yang sifatnya pengerahan massa, atau berkumpulnya banyak orang dalam satu lokasi. Bahkan saat seusai penetapan nomor urut paslon oleh KPU Kabupaten Sleman beberapa waktu lalu, pasangan nomor urut 1 yang diusung Partai Gerindra, PKB dan PPP itu langsung meninggalkan Gedung Serbaguna Kabupaten Sleman dan menolak saat diminta wawancara awak media.

"Maaf teman-teman media, bukan bermaksud tidak sopan, saya hanya berupaya mengikuti kebijakan penerapan protokol Covid-19 saja," kata calon Bupati Sleman Danang WS.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman menetapkan tiga pasangan calon (paslon) yang maju dalam Pemilihan Bupati Sleman dan Wakil Bupati Sleman pada Pilkada 2020. Tiga paslon yang ditetapkan KPU Sleman tersebut masing-masing pasangan nomor urut 1 Danang Wicaksana Sulistiya dan calon Wakil Bupati Sleman Agus Choliq yang diusung koalisi Gerbang Persatuan terdiri dari Gerindra, PKB dan PPP.

Selanjutnya pasangan calon nomor urut 2, Sri Muslimatun dan Amin Purnama yang diusung koalisi Partai NasDem, Partai Golkar dan PKS. Serta pasangan nomor urut 3 Kustini Sri Purnomo dan calon Danang Maharsa yang diusung PDIP-PAN.

You may also like