Ilustrasi
GENIAL.ID, Internasional -  Pemilu Presiden Amerika Serikat akan digelar pada 3 November 2020 mendatang. Seminggu sebelum pesta demokrasi di negeri Paman Sam tersebut,  Facebook Inc telah memutuskan akan membatasi iklan politik di platform tersebut. 

Seperti diberitakan Reuters,  Facebook akan tetap mengizinkan kampanye dan iklan politik yang sudah masuk ke sistem, termasuk juga mengizinkan pengiklan mengubah pengeluaran iklan dan target pengguna, namun, akan memblokir perubahan konten atau desain iklan.

Pihak Facebook juga berkomitmen untuk memberikan label pada kandidat atau kampanye yang mengklaim kemenangan sebelum pengumuman hasil resmi. Sementara itu, pengiklan bisa kembali memasang iklan politik baru setelah hari H Pemilu.

CEO Facebook Mark Zuckerberg mengkhawatirkan salah satu tantangan pemungutan suara saat pandemi virus corona, yaitu jumlah pemilih lewat surat akan naik. Platform Twitter tahun lalu melarang iklan politik, sementara Google membatasi jangkauan iklan politik terhadap targetnya, demikian Reuters dikutip Jumat.
 

You may also like