Istimewa
Genial - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan perkembangan Covid 19 kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indramayu melalui video conference di ruangan Indramayu Command Center (ICC). 

Dalam Vicon tersebut hadir Plt. Bupati Indramayu Taufik Hidayat, Dandim 0616 Indramayu Letkol Aji Sujiwo, Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto, Kajari Indramayu Daouglas Nainggolan, dan beberapa kepala perangkat daerah yang yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanganan Pandemi Covid 19 Kabupaten Indramayu.

Pada kesempatan itu Ridwan Kamil menyampaikan, sebanyak 15 ribu alat pelindung diri (APD) akan disebar ke berbagai wilayah di Jawa Barat terutama di wilayah yang banyak positif Covid 19. Kemudian akan dilakukan rapid test secara massif di berbagai wilayah di Jawa Barat dengan menggunakan sampling.

Kang Emil  menambahkan, orang-orang yang akan dilakukan sampling test yakni harus masuk kategori A, B, dan C. Kategori A adalah orang dengan resiko tinggi yakni ODP, PDP, keluarga PDP, 50 orang yang pernah kontak dengan PDP, petugas kesehatan di RS yang menangani covid 19, dengan tempat test di RD atau secara door to door.

Kemudian kategori B yakni profesi yang rawan karena memiliki interaksi dengan banyak orang seperti pedagang pasar, petugas kesehatan di faskes pertama, TNI, Polri, kepala daerah, kepala dinas, dan anggota DPRD dengan metode test menggunakan drive thrue ke tempat yang telah ditentukan.

Kemudian kategori C yakni siapa saja yang menunjukan gejala dan dilaksanakan dengan sistem drive thrue di lapangan yang luas. "Tes massif pernah dilakukan di Korea Selatan  yang paling baik dalam penanganan covid 19. Kita ingin lakukan itu di Jawa Barat. Mudah-mudahan hari Rabu bisa kita laksanakan. Nama-nama untuk dites kami tunggu secara online melalui aplikasi Pikobar," tegas RK.

Sementara itu Plt. Bupati Indramayu Taufik Hidayat mengatakan, pihaknya segera memperisiapkan tes massif  ini. Tes tersebut sangat efektif untuk mengetahui apakah seseorang terpapar virus covid 19 ataukah tidak, pasalnya dalam waktu 15 menit akan terlihat hasilnya.

Taufik menambahkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 terus melakukan berbagai upaya salah satunya yang terus dilakukan yaitu penyemprotan area publik dengan disinfectan. (Mir) 

You may also like