Istimewa
GENIAL.ID, Merauke - Bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke, Karantina Pertanian Merauke menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban yang akan disembelih pada perayaan Idul Adha 1441 Hijriah. Setiap momen Idul Adha Dinas Peternakan selalu melibatkan personel dari Karantina Pertanian Merauke yang memiliki SDM yang dibutuhkan yaitu Medik dan Paramedik Veteriner.

Tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya mengingat adanya wabah Covid-19, sehingga pemotongan diarahkan untuk dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) Merauke. Namun demikian, pemotongan di masyarakat utamanya di lingkungan masjid masih dilakukan pada beberapa masjid dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Kita menurunkan tim terdiri tiga Medik Veteriner dan tiga Paramedik Veteriner yang terlibat dalam pemeriksaan bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke," ujar drh. Candra Nunus Andayani, Koorfung Karantina Hewan dalam keterangan tertulisnya. 

Tim pemeriksa hewan ternak mulai melakukan pemeriksaan ke lapangan pada Kamis (30/07) yang difokuskan ke beberapa masjid yang ada di wilayah Merauke. "Pemeriksaan hewan kurban berpedoman pada Permentan Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pemotongan Hewan Kurban. Kita lakukan pemeriksaan antemortem, yaitu pemeriksaan kesehatan hewan potong sebelum disembelih di tempat penampungan untuk memastikan hewan sehat dan layak dipotong," jelasnya. 

Pemeriksaan hewan bukan hanya sebelum dipotong tetapi pada saat setelah dipotong untuk memastikan daging layak konsumsi atau tidak yang disebut pemeriksaan postmortem. "Kadang ada hewan yang tampak sehat dari pemeriksaan fisik, tetapi bisa saja ada organ-organ dalam yang membawa penyakit, misalnya pada hati yang bisa terinfestasi cacing hati atau Fasciola gigantica," ungkapnya. 

Jumat (31/07) dengan penuh semangat, petugas pemeriksa dari Karantina Pertanian Merauke mengunjungi beberapa Masjid dan ada juga perorangan untuk melakukan pemeriksaan postmortem.  "Masjid Al-Furqon, Masjid Babusalam, Masjid An-Nur, Masjid Raudhatul Jannah Merauke, Masjid Nurul Falah dan di tempat Pak Satimin adalah beberapa tempat yang kita kunjungi."

Dari hasil pemeriksaan, hewan-hewan dan daging kurban dalam keadaan sehat dan tidak menunjukkan penyakit berbahaya seperti anthraks, dan lainnya. "Semua dalam keadaan sehat dan kondisinya layak untuk dikonsumsi." tutupnya.

You may also like