Sri Untari bertemu Menteri Koperasi Senin, (18/11) (Istimewa)
Genial - Setelah Sri Untari didaulat menjadi Ketua Umum Dekopin oleh peserta Munas Makassar, 11-14 Nov 2019, hari ini kepengurusan Dekopin diterima oleh Menteri Koperasi.  Sri Untari yang dipilih oleh peserta Munas dalam proses yang sesuai dengan AD yang sah ini sangat yakin Dekopin dapat dikembalikan kepada marwahnya setelah tersandera hampir seperlima abad oleh NH.

Dalam pertemuan tersebut Sri Untari meminta pemerintah untuk menolak kepengurusan Dekopin yang justru mengabaikan Keppres 6/2011. "Ini bentuk nyata pembangkangan pada aturan main yg telah disyahkan oleh Presiden," ujar Sri Untari. Bahkan perubahan AD dilakukan pada saat pimpinan Dekopin sudah demisioner.

Karena semua produk Munas Makassar yang diselenggarakan oleh Nurdin Halid cacat hukum, maka Sri Untari meminta kepada Menteri Koperasi untuk menolak pengesahan AD yang cacat hukum tersebut.

"Sementara bagi kami, AD yang sesuai dengan Keppres No.6/2019 masih relevan untuk dilaksanakan," ujar Sri Untari yang menunjuk Ferry Juliantono, Ketua Umum Inkoppas, sebagai Pelaksana Harian Dekopin.

Ferry disepakati oleh Rapat Paripurna Pimpinan Dekopin yang sesuai Keppres 6/2019 yang pertama diselenggarakan untuk mempersiapkan pelaksanaan Munas Luar Biasa Dekopin untuk mempertegas wibawa Keppres No.6/2019 sebagai produk hukum negara.

Ferry Juliantono yang ditunjuk menjadi pelaksana harian ini optimis bisa mengembangkan organisasi Dekopin ini sesuai dengan fungsi dan tugas organisasi.

"Jalankan saja organisasi sesuai dengan AD/ART maka pasti akan berjalan dengan baik," ujar Ferry. Tugas Dekopin ke depan adalah bekerjasama dengan pemerintah untuk mengembangkan koperasi.

Tugas konstitusional dan perintah imperatif dari konstitusi yang menugaskan kepada negara untuk menyusun sistem ekonomi yang sesuai dengan pasal 33.
Dan jawabannya adalah koperasi. Jadi, pasal 33 adalah perintah revolusi konstitusi untuk menyusun sistem ekonomi koperasi, setelah penghancuran sistem ekonomi kolonial, ujar Sri Untari. Itu saja tugas Dekopin, jangan ke mana-mana. (Mil)

You may also like