Masjid Agha Bozorg/net
GENIAL.ID. Hai Sobat, tahukah kamu, bahwa masjid-masjid di Iran itu, selain indah juga merupakan bagian dari perjalanan sejarah panjang peradaban Islam.
 
Mari kita jalan-jalan ke masjid-masjid indah dan bersejarah yang berada di Kashan, Iran.
 
Pertama, Masjid Agha Bozorg.
 
Masjid yang terletak di tengah kota ini dibangun sekitar abad 18 oleh Master Mi’mar Ustad Haj Sa’ban-Ali. Masjid ini tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga berfungsi untuk kegiatan mengajar belajar. Bangunan madrasah menyatu dengan masjid dikhususkan untuk tempat kegiatan mengajar belajar. Di samping itu ada tempat penginapan orang-orang yang belajar agama. Kalau di Indonesia mirip dengan Pesantren.
 
Pendiri Masjid ini adalah Molla Mahdi Naraghi II yang juga dikenal dengan dengan Molla Mohammad Naraqi atau biasa juga dipanggil Agha Bozorgh (Bapak Besar atau Pembesar). Beliau adalah putra dari Ahmad Naraqi/Naraghi, orang terkuat kedua di Iran setelah Raja, yang terkenal dengan seruan perang suci-nya melawan Rusia yang pada waktu itu berusaha untuk mengambil tanah di Iran. Selain seorang ulama besar pada waktu itu, beliau juga adalah seorang pemimpin politik.
 
Masjid ini merupakan komplek bernuansa Islam terbaik di Kashan pada pertengahan abad 19. Arsitektur Persia-nya yang luar biasa membuat komplek masjid dan madrasah ini ramai dikunjungi para turis domestik dan asing sampai sekarang, baik muslim maupun non-muslim.
Masjid ini memiliki dua gerbang; gerbang pertama terletak di depan mihrab yang memiliki dua menara dengan kubah terbuat dari bata. Dan gerbang kedua terletak di pintu masuk komplek Masjid yang mempunyai design simetris yang mewah dan kokoh serta megah, ditambah dengan taman yang terdiri dari pepohonan dan juga bunga bunga serta kolam air lengkap dengan air mancurnya yang terletak di tengah tengah bangunan dua tingkat tersebut.
 
Kedua,Masjid Maydan.
Masjid ini adalah salah satu masjid dengan arsitektur Persia yang berkarakter luar biasa dibandingkan dengan struktur arsitektur lainnya. Dengan mihrab yang sangat indah, masjid ini menggunakan ubin kualitas tinggi nan megah bercerminkan logam. Masjid ini merupakan bangunan tertua pada era dinasti Saljuq yang didirikan pada tahun 623 Hijri atau tahun 1226 Masehi. Masjid terletak di Selatan kota Kashan, di dekat Pasar Kashan. Masjid ini pernah hancur ketika invasi Mongol, kemudian dibangun kembali oleh Khaje Emadudin.
 
Ketiga, Masjid Tabriziha. 
Masjid bersejarah ini dibangun oleh Mohammad Hosseyn Tabrizi pada masa dinasti Qajar, terkenal dengan dengan dua pintu gerbangnya yang megah dengan dekorasi berwarna tujuh macam warna. Ruang depan mempunyai semacam prasasti atau ornamen yang indah dan plafon hall atau ruangannya mempunyai 18 lengkungan yang berdekorasi dengan bata dan ubin. Mihrabnya indah dan penuh dengan dekorasi dari ubin dan ornamen dengan tulisan kaligrafi ayat ayat Alquran.
 
Keempat, Masjid Jameh di Kashan.
Pada masa sebelum Islam, tempat ini adalah kuil api bagi pemeluk Zoroaster dan kemudian diubah menjadi Masjid oleh Safie Khaton masa dinasti Saljuk pada tahun 1779 M. Safie Khaton ini keturunannya Malik al Ashtar, seorang sahabat setia Imam Ali bin Abi Thalib. Masjid ini  mempunyai menara tertua ketiga di Iran yang dibuat pada tahun 1074 masehi. Masjid ini dahulu mempunyai dua mihrab, mihrab dengan arah kiblat yang benar, dan mihrab dengan arah kiblat yang salah, sampai pada dinasti Tahmasp mihrab yang arah kiblatnya salah dihancurkan. Masjid ini juga mempunyai halaman dengan kolam airnya, dilengkapi dengan hall atau ruangan khusus untuk musim dingin. [***]
 
Sifa Sanjurio
Staf Pengajar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
 

You may also like