Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
GENIAL.ID, Jakarta - Dikhawatirkan Pilkada akan menjadi klaster baru dalam penularan Covid-19, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung opsi  pemberhentian petahana hingga diskualifikasi karena terus-menerus melanggar protokol kesehatan. 

"Saya mendorong agar pemerintah segera menuntaskan dan mengesahkan opsi tersebut," kata Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Menurutnya dengan adanya opsi ini  bisa menjadi dasar KPU untuk memberikan punishment atau opsi pemberhentian petahana hingga diskualifikasi bagi cakada yang melanggar protokol kesehatan.

Politisi Partai Golkar ini berharap langkah tersebut dapat membangun komitmen pihak-pihak terkait untuk mematuhi protokol kesehatan dalam setiap tahapan pilkada. Dia juga meminta pemerintah memberikan teguran hingga menindak tegas petahana yang masih membandel dan terus melanggar protokol kesehatan pada saat tahapan pilkada, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

"Saya juga meminta KPU mengingatkan kepada semua penyelenggara pemilu untuk berpegang pada PKPU Nomor 10 Tahun 2020, yang mengatur tetang protokol kesehatan di setiap tahapan pilkada pada masa pandemi," ujarnya.

Hal itu, katanya,    karena selama tata cara dalam regulasi itu dipatuhi, masyarakat tidak perlu khawatir hingga tahap pemungutan suara pada tanggal 9 Desember 2020. Dia juga  mengimbau masyarakat yang berpartisipasi dalam pilkada, baik sebagai kontestan, tim sukses, maupun pemilih, agar mencermati hal yang berkaitan dengan pentingnya penerapan protokol kesehatan di setiap tahapan pemilu sehingga tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain.

You may also like