warga Turkmenistan/Net
GENIAL. ID. Apabila pada tanggal 27 Oktober 1924 Uzbekistan menjadi bagian Uni Soviet, maka pada tanggal 27 Oktrober 1991, Turkmenistan merdeka dari Uni  Soviet. 

Negara terakhir yang memisahkan diri dari Uni Soviet ini terletak di Asia Tengah. Negara yang pernah ditaklukan kekasiran Persia ini juga pernah ditaklukan Alexander Agung, pada abad ke-4 Sebelum Masehi.

Kawasan yang pernah berada di bawah Kekhalifan Bani Abbasiyah ini berbatasan dengan Iran di selatan, Afganistan di tenggara, Uzbekistan di utara, Kazakhstan di barat laut dan Laut Kaspia di barat. 

Negara ini cukup memikat sebab memiliki cadangan gas alam terbesar kelima di dunia.

Selama ikut Soviet yang Komunis, bangsa Turkmen didorong untuk sekuler dan mengadaptasi cara berpakain bangsa Eropa. Aksara Latin pun menggantikan aksara Arab kuno.

Di saat yang sama, masa-masa awal kekuasaan Komunis, Bangsa Turkmen diperlakukan lebih di banding kawasan lain yang menjadi bagian Soviet. Misalnya zama Stalin, bahasa Turkmen dizinkan sebagai bahasa resmi di Republik Sosialis Soviet Turkmenistan.

Dan akhirnya, ketika Uni Soviet mau bubar setelah pemimpin mereka, Mikhail Gorbacev, mengaluarkan kebijakan glasnost (keterbukaan politik) dan perestroika (restrukturisasi ekonomi), Turkmenistan menyatakan mnerdeka.

Saat ini, Presiden Turkmenistan adalah Gurbanguly Berdimuhammedow. Dalam sistem politik, Turkmenistan menerapkan sistem politik partai tunggal. [pmu]

You may also like