(Foto: Istimewa)
Genial, Merauke - Telah berlangsung Inhouse Training dengan tema “Bimbingan Taktis dan Teknis Penyidikan Dalam Rangka Penegakan Hukum Perkarantinaan” kepada Pejabat Karantina Pertanian Merauke di Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke. Jumat, (15/11).

Kepala Karantina Pertanian Merauke, Sudirman. SP ketika membuka kegiatan ini mengharapkan adanya peningkatan pemahaman pihak terkait dalam pengembangan Karantina Pertanian Merauke. Dan dapat meningkatkan sinergitas antara penyidikan sipil dengan lembaga kepolisian dan Kejaksaan.

 “Kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan pemahaman peran PPNS, Polsus dan Intelijen yang dimiliki oleh Karantina Pertanian Merauke serta mensinergikan penyidikan sipil dengan Kepolisian dan Kejaksaan” ujarnya dihadapan seluruh peserta. 

Adapun narasumber berasal dari Kejaksaan Merauke, yang diwakili oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Merauke Pieter Louw, SH dan IPDA Jimson Sitanggang Kepala Urusan Bidang Operasional Reskrim mewakili Polres Merauke. 

Dalam sambutannya, Pieter Louw mengingatkan kepada peserta agar setiap tindakan harus menandatangani berita acara. "Perlu kita perhatikan, untuk setiap tindakan yang dilakukan haruslah menandatangani berita acara" ujarnya. 

Sementara, Jimson Sitanggang dalam pemaparannya menjelaskan mengenai gelar perkara yang dilakukan kepolisian terhadap suatu kasus. 

"Jadi gelar perkara terbagi dua, gelar perkara biasa yang dapat dilakukan oleh Penyidik, PPNS dan gelar perkara khusus yang harus disetujui Pejabat Tinggi (Presiden/Mendagri/Gubernur)" terangnya.

Turut hadir Kelapa Stasiun KIPM Merauke Nikmatul Rochmah, S.ST.Pi, Kasubsie Wasdalin SKIPM Merauke Firhansyah, dan Kepala Wilker Sota SKIPM Merauke Tohirin. (Yog)

You may also like