Pak Chung Hee bersama istri/Net
GENIAL.ID. Membunuh teman dekat bukan hanya ada di dalam film. Namun juga ada dalam kehidupan nyata, dan bahkan melibatkan orang-orang penting.

Seperti dilakukan Kim Jae-kyu atau Kim Jaegyu. Ia merupakan Kepala Badan Intelijen Nasional Republik Korea, sebuah badan intelijen negara Korea Selatan. 

Teman dekat yang dibunuh Kim Jae-kyu adalah Park Chung-hee. Ia adalah Presiden Korea Selatan. Bukan main...

Park Chung-hee dinilai berjasa dalam melakukan modernisasi Korea Selatan melalui industrialisasi berorientasi ekspor. Ia bahkan dikenang sebagai Presiden terbaik Korea Selatan.

Namun di saat yang sama, Park Chung-hee juga dituduh melanggar hak asasi manusia. Ia dinilai sangat otoriter dan diktator. Orang-orang yang berbeda dengan kebijakannya dipenjarakan.

Dalam konflik dengan Korea Utara, dua kali Park Chung-hee mau dibunuh. 

Pertama, dilakukan oleh 31 pasukan khusus Korea Utara.  Namun rencana ini gagal. Operasi pasukan khusus ketahuan dan digagalkan polisi Korsel. Baku tembak terjadi dan Park Chung-hee selamat

Kedua, upaya pembunuhan dilakukan saat  Park Chung-hee berpidato untuk Hari Raya Kemerdekaan Korea di National Theatre. Saat ia berpidato, tiba-tiba sebuah tembakan mengarah kepadanya. Pelakunya adalah Mun Se-gwang, seorang simpatisan Korut.

Namun tembakan meleset. Timah panas itu malah menembus Yuk Young-soo, istri Park yang berada di sebelah kiri belakang. Dan saat kejadian ini, Park sama sekali tak panik. Ia tetap melanjutkan pidato.

Namun selamat dari pembunuhan agen khusus dan simpatisan negara tetangga, Park malah tewas di tangan teman dekatnya, yang bahkan dipilih oleh Park sendiri untuk menjadi Kelapa Badan Intelijen Korsel. 

Park ditembak saat makan malam, Jumat malam, tanggal 26 Oktober 1979.

Tentu saja, kematian Park di tangan Kim Jae-kyu adalah versi pemerintahan darurat saat ini. Banyak juga yang menilai bahwa Kim bukan pembunuhnya.

Bahkan ada teori bahwa penyebab pembunuhan ini adalah akibat persaingan tiga kekuatan di bawah Park, yaitu antara Pasukan Pengamanan Kepresiden, Badan Intelijen serta Komando Pertahanan dan Keamanan. [pmu]

You may also like