Istimewa
Genial -  Untuk menambah kekuatan patroli di perairan Natuna, Kepulauan Riau Indonesia dalam waktu dekat ini akan membeli kapal jenis pelayaran samudera (ocean going). 

Hal ini disampaikan  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Jumat (3/1). 

Luhut menjelaskan kapal  yang memiliki ukuran 138 meter-140 meter dalam proses pembeliaannya dalam tanggung jawab Kementerian Pertahanan di bawah kendali Prabowo Subianto.

"Pembeliannya  bakal dilakukan dalam waktu dekat ini," ujarnya.

Luhut mengatakan bahwa kapal jenis ini baru dimiliki Indonesia sejak republik ini merdeka.  Maka itu, dengan Indonesia memiliki kapal penjaga ini maka penjaga laut (coast guard) dalam hal ini Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) akan lebih kuat posisinya. Itu juga akan melengkapi penjaga untuk sektor perikanan.

"Coast guard nanti akan kami lengkapi, pangkalan angkatan laut di Natuna dan coast guard perikanan kami sudah buat tapi belum selesai semua," kata Luhut.

Dia mengatakan selama ini  Indonesia kekurangan jumlah kapal dalam melakukan patroli di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia. Makanya, ia bilang Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan untuk menambah kapal untuk kebutuhan keamanan.

"Seperti nikel waktu itu. Itu bayangkan ada 120 kapal yang antre mau ambil nikel. Nah, semua kapal Indonesia ada di sebelah timur, jadi memang agak bolong di sana," jelasnya.

Sementara itu, Luhut sepakat dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang menolak klaim China atas kedaulatan di perairan di dekat Kepulauan Nansha, Laut China Selatan, yang berbatasan langsung dengan Laut Natuna, Kepulauan Riau. (Mir)

You may also like