Istimewa
Genial - Liga sepakbola anak usia 12 tahun yang di helat oleh Indonesia Junior Soccer League (IJSL) tahun 2020 resmi di bergulir (5/1). Operator IJSL bertajuk Sayangi Bumi ini dilaksanakan di Japanese Sport Centre Sentul diikut pelbagai SSB yang ada di Indonesia.

Format IJSL mengacu pada filosofi sepakbola Indonesia (Filanesia) sebagai panduan pengembangan sepakbola yang disusun oleh PSSI. Setiap pekan, SSB peserta IJSL, menjalani 3  pertandingan dengan format 7 vs 7 dengan durasi waktu 2x12 menit.

Pekan pertama IJSL, Pelita Jaya Soccer School, berhasil memuncaki klasemen sementara di grup Kuning.  Pelita Jaya Soccer School menyapu bersih 3 pertandingan dengan poin penuh.

Pada pertandingan pertama, Pelita Jaya Soccer School berhasil mengalahkan BMIFA Tangerang dengan skor tipis 2-1. Pertandingan yang berjalan ketat, Pelita Jaya Soccer School unggul lebih dahulu di babak pertama 2-0 melalui gol Bobby dan ikram. Pada babak kedua, BMIFA berusaha mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan, berkali-kali upaya dari BMIFA bisa di patahkan oleh solidnya pertahanan Pelita Jaya  yang secara bergantian dikoordinir oleh Ikram, Zayyan, Vatsa dan Baguse serta penampilan ciamik dari penjaga gawang Aldi dan Owen.

Serangan yang terus menerus yang dibangun oleh BMIFA membuahkan hasil, di menit-menit terakhir, berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh barisan pertahanan Pelita Jaya, dimaksimalkan BMIFA menjadi gol setelah wasit menunjuk titik putih. Sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, papan skor tidak berubah, 2-1.  

Pada pertandingan kedua, Pelita Jaya bertemu wakil dari Bekasi,  Maisa Bekasi. Sejak peluit kick off berbunyi, Pelita Jaya membangun serangan dengan ciamik. Pada babak pertama, Pelita Jaya memimpin dengan 2 gol. Memasuki babak kedua, Maisa Bekasi melakukan hampir seluruh pemainnya, namun demikian tidak menurunkan intensitas serangan dan solidnya pertahanan Pelita Jaya, alhasil pada babak kedua, Pelita Jaya berhasil mengetarkan 2 gol tambahan dan menutup pertandingan dengan skor 4-0.

Pertandingan ketiga, Pelita Jaya menghadapi SSB One Way, ini merupakan pertemuan pertama kedua SSB untuk kategori pemain kelahiran 2008. Sehingga kedua tim sama-sama buta peta kekuatan dan strategi permainan masing-masing. Sejak peluit kick off ditiup oleh wasit, saling serang terjadi.

Kesolidan tim dalam menyerang dan transisi bertahan diuji selama pertandingan berlangsung. Lini tengah kedua tim juga berjibaku, memotong serangan atau mengkreasikan serangan. Fokus dan mental bertanding pemain diuji selama 2x12 menit. Pada babak kedua, Pelita Jaya berhasil membobol gawang One Way, melalui skema serangan yang sistematis. Bola rebound berhasil dimaksimalkan oleh Vatsa melalui tendangan jarak jauh terukur.

Sampai peluit panjang ditiup oleh wasit, tak ada lagi gol tercipta. 1-0 untuk kemenangan pelita Jaya soccer school.

Keberhasilan menyapu bersih semua pertandingan dengan kemenangan, Pelita Jaya sementara memuncaki klasemen grup kuning dengan poin 9 dan dibuntuti ketat oleh SSB young Warrior di peringkat kedua sama, tetapi produktivitas gol Pelita Jaya lebih baik. Selanjutnya IJSL U12 akan bergulir kembali pada  tanggal 25 dan 26 Januari 2020  di lapangan Youth Training Centre PSSI di Sawangan Depok. (Mir) 

You may also like