Istimewa
Jakarta- Momentum Rakernas 1 PDI Perjuangan yang digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada tanggal 10 hingga 11 Januari 2020 terlihat sangat menarik.

Partai berlambang Banteng tersebut meneguhkan kembali spirit ekonomi rakyat dan gotong royong dengan mengusung tema "Solid Bergerak Mewujudkan Indonesia Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi Nasional."

Pada Rakernas ini, PDI Perjuangan menggelar pameran jalur rempah nusantara. Masing-masing provinsi dan kabupaten/kota hadir dengan membawa hasil alam di daerahnya yang di pajang di setiap stand pameran. Salah satunya ialah anggota DPRD Kabupaten Sintang, Jefray. 

Jefray hadir dengan membawa produk baru yang belum dikembangkan di daerah lain yakni, Bawang Dayak

Bawang Dayak, katanya, adalah salah satu potensi alam kabupaten Sintang yang belum dikenal daerah lain. 

Di samping itu, Bawang Dayak kini sudah dikembangkan dalam produk baru seperti teh dan sirup.

Sehingga pada momen ini, terangnya, saya bersama teman-teman PDI Perjuangan Sintang menyadari bahwa produk alam Bawang Dayak harus dipromosikan ke daerah lain karena memiliki nilai ekonomis dan banyak khasiat.

"Rakernas kali ini luar biasa karena mendorong kesadaran bersama untuk kembali menggali dan mengembangkan potensi daerah dan tentunya rekomendasi Rakernas akan dipatenkan di daerah kami," katanya.

Harapan besar saya, lanjutnya,  adalah pemerintah daerah hingga pusat terus membantu masyarakat dan memberikan peluang bagi masyakarat yang ingin mengembangkan potensi daerah.

Sementara itu, Ibu Susana yang merupakan istri Jefray yang hadir dalam pameran tersebut mengatakan bahwa mempromosikan potensi kekayaan alam setiap daerah adalah sebuah keharusan.

"mempromosikan potensi kekayaan alam yang ada di kabupaten Sintang yang menjadi ciri khas dengan memproduksi olahan bawang dayak menjadi sirup dan teh kesehatan," ungkapnya.

Produk teh dan sirup, kata dia,  baru diperkenalkan yang merupakan produk baru 

Sehingga, kami berharpa dengan adanya produk dari olahan ini, masyarakat di sintang dapat memanfaatkan untuk dapat meningkatkan perekonomian rumah tangga.

Selain itu, Masyarakat sintang dapat terus memanfaatkan potensi alam yang ada sehingga bawang dayak semakin dikenal luas. (yog)

You may also like