Raja Saud/Net
GENIAL.ID. Kerajaan Arab Saudi, setelah didirikan Abdul Aziz bin Abdul Rahman Al Saud atau yang dikenal sebagai Ibnu Saud, penuh dengan konflik keluarga. Pertentangan itu ada yang dilakukan secara diam-diam, ada juga yang dilakukan secara terbuka.

Dan Raja Abdul Aziz atau Ibnu Saud itu memiliki belasan istri dengan puluhan pangeran. Konflik keluarga tak bisa dihindari.

Ketika Raja Abdul Aziz mangkat, kerajaan diserahkan kepada Saud, anak dari istrinya bernama Wadha binti Muhammed Al Urai'ir

Begitu naik tahta, Raja Saud menempatkan anak-anaknya, yang juga berjumlah puluhan orang, dalam posisi-posisi penting. Hal ini memicu kecemburuan dari adik-adiknya sendiri. Apalagi mereka menilai anak-anak Saud ini tidak kompeten.

Hal lain, yang membuat banyak pihak yang tidak suka dengan Raja Saud adalah suka pesta-pora dengan melampaui batas. Konon ia juga suka minum minuman keras.

Perebutan kekuasan pun berlangsung. Dengan dukungan para ulama, Raja Saud akhirnya digulingkan. Ia diusir dari Arab Saudi kemudian pergi ke Jenewa, Swiss. Kemudian ia meninggal di Athena, Yunani.

Kudeta keluarga ini terjadi pada tanggal 2 November 1964. Tepat tanggal hari ini.

Orang yang menggantikannya sebagai Raja adalah Faisal. Faisal adalah adik tiri Saud sendiri. Ia anak Abdul Aziz dari istri kedua Tarfa binti Abduallah bin Abdulateef al Sheekh.

Kelak, Raja Faisal pun mati ditembak tiga kali di kepala oleh keponakannya sendiri,  Faisal bin Musaid bin Abdul Aziz. [pmu]

You may also like