Duong Van Minh/Net
GENIAL. ID. Duong Van Minh secara resmi mengambil alih pemerintahan di Vietnam Selatan beberapa hari setelah pembunuhan terhadap Presiden Ngo Dinh Diem. Pengambilahan kekuasaan berlangsung pada 6 November 1963.

Pada mulanya, Duong Van Minh memimpin tentara Vietnam Selatan di bawah Perdana Menteri Ngo Dinh Diem. Namun setelah Diem dibunuh, Minh Besar ini—karena bertubuh besar—menjadi pemimpin Vietnam Selatan. Untuk selanjutnya ia menyerahkan Vietnam Selatan kepada kekuatan Komunis.

Siapa Ngo Dinh Diem?

Dia adalah  pejabat dengan peringkat tertinggi dari Dinasti Nguyen. Namun sebelum Perang Dunia II, ia mengundurkan diri dan menuduh Kaisar Bao Dai sebagai "alat" Prancis. Diem adalah seorang yang nasionalistik dan pemeluk Katolik yang taat. Ia juga anti-Komunis. Ia Presiden pertama Vietnam.

Dalam pemerintahannya, Diem menjalankan program untuk memperbarui masyarakat Saigon. Misalnya menutup rumah-rumah bordil dan tempat-tempat mengisap opium. Di masanya, perceraian dan aborsi dijadikan sebagai tindakan ilegal dan undang-undang perzinahan diperkuat.

Diem juga memenangi sebuah perang jalanan melawan pasukan-pasukan gangster Le Van Vien, penguasa terkenal dari bordil-bordil Cholon dan tempat-tempat perjudian yang sebelumnya menikmati perlindungan khusus di bawah Prancis dan Bao Đại. Kebijakan lain, menyiksa dan membunuh orang-orang yang dicurigai komunis.

Pada mulanya, berdirinya Republik Vietnam didukung Amerika Serikat. Namun di tengah perjalanan, ketika ada upaya-upaya kudeta terhadap Diem, Amerika Serikat angkat tangan. AS memastikan tidak ikut campur tangan setelah mendengar bahwa Angkatan Darat Republik Vietnam sedang merancang kudeta yang dipimpin oleh Jenderal Durong Van Minh.

Van Minh kemudian menggulingkan pemerintahan dan menghukum mati Presiden Diem pada 2 November 1963.  [pmu]

You may also like