Abdul Rafiq Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa (net)
Genial - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengkonfirmasi 1 orang positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 yang kemungkinan tertular diluar NTB karena memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit virus dalam 14 hari, hal ini diketahui dari press release Gubernur Provinsi NTB, Selasa (24/03/2020).

Sebelumnya, menanggapi Surat Edaran Gubernur NTB dengan nomor 800/282/Dispar-I/2020 tertanggal 22 Maret 2020 tentang upaya pencegahan penyebaran virus corona, DPRD Kabupaten Sumbawa telah melakukan rapat pimpinan dan merekomendasikan beberapa kebijakan pada Senin, (23/03/2020).

"Kami merekomendasikan beberapa hal untuk pencegahan penyebaran virus ini khususnya di Kabupaten Sumbawa, mulai dari kebijakan kerja dirumah masing-masing selama 14 hari kedepan hingga memperpanjang libur sekolah hingga April 2020," ungkap Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq. 

Tidak sampai disitu DPRD Kabupaten Sumbawa juga akan memastikan ketersediaan logistik dan kebutuhan pokok selama 1 bulan kedepan termasuk bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji. 

Pencegahan penularan virus juga harus diterapkan dengan moratorium perjalanan dinas PNS dan BUMN/BUMD, penutupan akses tempat wisata, kafe, pusat perbelanjaan dan hiburan hingga menunda penyelenggaraan acara keluarga, pertemuan sosial maupun agama. 

"Kami merekomendasikan tindakan ini dilaksanakan sedini mungkin agar penularan dan pencegahan virus dapat dikontrol, tidak sampai disitu kami akan sediakan tempat cuci tangan difasilitas umum, penyemprotan rutin disinfektan dikawasan publik, hingga harus mulai bersosialisasi pencegahan penyebaran virus ini secara berjenjang dari desa hingga kecamatan baik melalui media massa, masjid, gereja dan tempat ibadah lainnya," tambah Ketua DPC PDI Perjuangan tersebut. 

Bagi petugas kesehatan, insentif hingga alat perlindungan diri (APD) juga telah dibahas, "Insentif dan APD tenaga medis kami rekomendasikan disiapkan, dan tempat khusus di rumah sakit untuk pasien terinfeksi juga telah dibahas mekanismenya, kita harus mempersiapkan sedini mungkin agar bila terjadi kemungkinan di Kabupaten Sumbawa ada pasien yang terinfeksi virus Covid-19 maka sudah tahu harus berbuat apa dan bagaimana," pungkasnya. (Mil)

You may also like