Didi Kempot/Net
GENIAL. Inna lillahi wa inna ilaihi raaji'uun. Didi Prasetyo, atau lebih beken dikenal sebagai Didi Kempot, meninggal dunia Selasa pagi ini (5/5).

Penyanyi campursari kenamaan yang berjuluk Lord Didi itu meningal di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. Didi meninggal pada usia 53 tahun.

Didi memang menarik, unik dan tentu saja progresif. Di tengah nilai-inilai tradisi yang kian tergerus, Didi mengenalkan kembali dan mengajak anak-anak milenial untuk tak melupakan identitas primordialnya. Dan Didi berhasil.

Didi pun hadirĀ  memperindah identitas budaya di dalam tamansari keragamaan Indonesia.

Tak heran, PDI Perjuangan mengundang Didi dalam dalam peringatan HUT ke-47 dan pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, awal tahun ini. Pelantun lagu Stasiun Balapan itu menjadi tamu kejutan yang mengisi rangkaian acara yang penuh dengan pagelaran seni tersebut.

Saat itu, usai mengucapkan selamat ulang tahun pada PDI Perjuangan, Didi menyanyikan lagu pertama Sewu Kutho. Menyusul kemudian lagu Banyu Langit dan Stasiun Balapan.

Didi Kempot tampak luwes bernyanyi di hadapan Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden KH Maruf Amien, dan tentu saja di hadapan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Tak lupa, Didi juga menyanyikan lagu "Pancasila Rumah Kita" karya Franky Sahilatua. Dan, sebagaimana permintaan peserta, akhirnya Didi menyanyikan lagu Pamer Bojo. Suasana semakin meriah dan hampir semua peserta ikut berdendang. [ham]

You may also like