Ilustrasi
GENIAL.ID, Indramayu - Perkembangan teknologi digital berperan besar dalam mengubah dunia, terutama perkembangan media sosial telah banyak membantu memudahkan manusia dalam berkomunikasi,  sehingga tidak sedikit media sosial dimanfaatkan untuk mencari teman baru berbagi informasi pekerjaan atau sekedar untuk eksistensi diri.

Namun perkembangan media sosial tidak sedikit digunakan untuk kejahatan dan penipuan, banyak kasus  para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) pulang kampung hanya membawa tangan kosong karena selama kerja di luar negeri mereka kena tipu dimana memiliki kenalan dan kekasih melalui media sosial namun foto profil tidak sesuai dengan kenyataan.  Bahkan tidak sedikit foto profil itu milik orang lain yang dicatut untuk sengaja menipu para TKI. 

Seperti disampaikan salah satu warga Indramayu berinisial G menceritakan pengalamannya berteman dengan para napi yang memiliki rekening gentut karena banyaknya transferan dari para korbannya yang kebanyakan adalah para tenaga kerja luar negeri. 

Pelaku dalam menjalankan aksinya dengan modus berkenalan di media sosial  dalam hal ini Facebook dengan menggunakan foto profil orang lain. Biasanya foto yang digunakan laki-laki gagah memiliki pekerjaan mentereng seperti anggota TNI-POLRI, Pelayaran dan pengusaha.

Foto tersebut biasanya mencatut dari Instagram, Twitter, Facebook,  dimana foto tersebut konsisten selalu update setiap jam mengikuti pemilik Twitter atau Instagramnya untuk bisa meyakinkan para TKI yang menjadi target  sasaranya.

Ketika target sudah tertarik maka modus awal biasanya memberi motivasi kepada target setiap waktu bahkan tidak sedikit untuk meyakinkan target kalu dirinya orang kaya turut membantu memberikan pulsa. Tapi saat  target sudah nyaman dan jatuh cinta di sinilah aksi dimulai. 

Biasanya pelaku beralasan pinjaman modal untuk mengembangkan bisnisnya, atau beralasan ibunya sakit dll yang membutuhkan bantuan segera. 

Selain itu pengakuan TKI Sri bukan nama sebenarnya, dia saat ini menjadi TKI di Taiwan dan seorang Janda memiliki kenalan seorang pegawai pelayaran namun sangat sulit untuk berkomunikasi melalui video call dengan berbagai alasan, biasanya alasanya HP sedang eror tidak bisa video call, tidak ada sinyal dan gelap namun poto dan status di media sosial selalu konsisten meng update aktivitasnya di atas kapal sebagai kapten kapal mewah.

Sampai saat berita ini diturunkan pengakuan Sri kenalanya hanya sebatas memotivasinya belum pernah meminta sesuatu karena belum lama berkenalan baru beberapa minggu. 

You may also like