Ilustrasi
GENIAL. Jadikanlah setiap aktivitas yang kita lakukan bernilai ibadah. Sangat rugi jika apa yang kita lakukan selama ini hanya berlalu sia-sia.

Islam merupakan agama yang sempurna. Sehingga seluruh aktivitas yang kita lakukan bisa bernilai ibadah.  Misalnya mandi, itu pun bisa menjadi sebuah aktivitas yang bernilai ibadah, asal apa yang dilakukan didasarkan niat karena Allah SWT.

Mandi adalah rutinitas yang dilakukan oleh semua orang. Bagi umat muslim mandi tidak hanya bertujuan untuk membersihkan dan menyegarkan badan, tapi mandi juga bertujuan untuk menghilangkan hadas seperti junub.

Maka itu, ketika mandi mari kita luruskan niat terlebih dahulu bahwa apa yang dilakukan ini untuk menyucikan diri agar bisa menghadap Allah dalam keadaan suci. Maka, jangan sekali-kali kita mandi hanya berniat untuk menyegarkan badan karena panas atau karena badan kita merasa kotor.

Dan yang perlu kita perhatikan juga selain niat , hendaknya kita memperhatikan aturan islam, yang berupa adab syar’I dalam kaitannya dengan aktivitas mandi ini. Berikut beberapa sunah mandi yang perlu diperhatikan.

1.  Menggunakan air dengan hemat

Rasullah SAW memberikan tuntunan kepada kita semua sebagai umatnya agar berhemat dalam menggunakan air saat mandi. Seperti yang dipesankan dalam sabdanya “Mandi itu dengan satu sha (air), sedangan wudhu itu dengan satu mud (air),”  (HR Ahmad).

Satu sha itu setara empat sampai lima mud, dan satu mud adalah sepenuh dua telapak tangan orang dewasa.

Jabir pernah ditanya tentang mandi, lalu dia menjawab “Cukup bagimu satu sha.” Orang yang bertanya menyahut: “Itu tidak cukup bagiku,” Jabir pun berkata “Itu cukup bagi orang yang lebih lebat rambutnya dan lebih baik darimu.

2. Mencuci kepala sebelum anggota badan

Rasul memberikan contohnya bagaimana mandi yang benar. Seperti dalam sabdanya “Adapun aku, mengambil air dengan telapak tanganku tiga kali, kemudian aku siramkan ke atas kepalaku, lalu aku siramkan air ke seluruh tubuh.” (HR Al-Bukhari).

3. Menyiramkan air hingga ke akar rambut

Ketika mandi wajib hendaklah kita membasahi rambut dengan menyela-nyela serta meratakan air hingga ke akarnya. Bagi kaum wanita, tidak perlu mengurai rambutnya, tapi cukup menyiramkan air ke atas kepala. Dia diharuskan melepas ikatan rambutnya saat mandi haid dan nifas.

Nabi bersabda “Kaum laki-laki hendaknya menyiram kepada dan mencuci rambut sampai akarnya. Sedangkan kaum wanita diharuskan melepaskan ikatan rambutnya dan menyiram air ke atas kepalanya sebanyak tiga kali.” (HR. Abu Dawud).  (Mir)

You may also like